“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya program Inpres ini. Setahun lalu kami mengajukan proposal irigasi, dan sekarang terjawab. Ini sangat membantu kami para petani,” tutur Engel.

Rasa syukur itu diwujudkan masyarakat dengan semangat gotong royong setiap hari demi mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Hal yang tak kalah membanggakan, Jefri juga mengambil inisiatif pribadi dengan membuka dan memperbaiki akses jalan tani secara gratis di beberapa wilayah lokasi proyek. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah mobilisasi material sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi petani.
“Bagaimana saya bisa mengsubsidikan perbaikan akses jalan sekaligus pembangunan jalan tani untuk masyarakat. Memang dalam kontrak Inpres tidak ada pekerjaan jalan tani, tetapi ini inisiatif kami agar akses mobilisasi material ke lokasi lebih mudah dan lebih cepat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan irigasi, tetapi juga akan membantu aktivitas pertanian masyarakat ke depannya.
Dengan dukungan masyarakat dan koordinasi bersama pihak pelaksana, proyek irigasi Inpres ini ditargetkan selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja.
“Sehingga target pembangunan irigasi Inpres ini bisa sesuai dengan rencana dan kontrak kerja. Semua kita upayakan agar tetap on target,” pungkas Jefri.
Program Inpres ini diharapkan menjadi tonggak awal percepatan pembangunan infrastruktur pertanian di NTT, khususnya di wilayah Manggarai Barat dan Manggarai.
Dengan sistem irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian diproyeksikan meningkat, kesejahteraan petani terdongkrak, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









