Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sengketa Pilkades Bangka Lewat Memanas, Warga Minta Panitia Kabupaten Bijak dan Tolak Intervensi

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
5674a7c0 cd66 11f1 8913 c14421bc83d1
(foto : ilustrasi).

“Hubungan masyarakat sebenarnya masih baik. Kami tidak ingin persoalan ini justru berkembang menjadi konflik baru. Jangan sampai keputusan atau langkah lanjutan yang tidak dikomunikasikan dengan baik memicu ketegangan di tengah masyarakat,” katanya.

Warga tersebut meminta panitia Pilkades tingkat kabupaten bersikap objektif dalam memeriksa keberatan yang diajukan. Ia berharap keputusan nantinya benar-benar didasarkan pada dokumen resmi, berita acara, daftar pemilih tetap (DPT), daftar hadir, serta hasil penghitungan suara yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, persoalan DPT dan dugaan adanya pemilih yang tidak terdaftar harus diperiksa berdasarkan bukti serta catatan resmi pada saat pemungutan suara, bukan hanya berdasarkan pernyataan yang muncul setelah hasil diumumkan.

“Harapan kami, pemerintah dan panitia kabupaten mengambil keputusan secara bijaksana. Periksa semua dokumen, dengarkan keterangan para pihak, dan jangan sampai keputusan dipengaruhi tekanan atau kepentingan siapa pun,” tegasnya.

Baca Juga :  TUNGGAKAN RP3,09 MILIAR! Vendor Segel Proyek Kantor Pajak Rp37 Miliar di Labuan Bajo, PPK Desak PT Joglo Lunasi Utang

Ia juga berharap panitia tingkat kabupaten mempertimbangkan dampak sosial dari setiap keputusan, tanpa mengabaikan ketentuan hukum dan hak para calon untuk mengajukan keberatan.

Di sisi lain, warga tersebut mengapresiasi sikap calon nomor urut 01, Yohanes Saru, yang menurut keterangannya meminta para pendukung tetap tenang dan tidak terpancing oleh pemberitaan maupun perdebatan yang berkembang.

“Pihak yang menang juga harus tetap menghormati proses. Kami berharap kedua belah pihak sama-sama menahan diri. Hak untuk mengajukan keberatan harus dihormati, tetapi masyarakat juga jangan sampai menjadi korban dari polemik yang berkepanjangan,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat dan mereka yang memiliki pengaruh di tengah warga, seharusnya berperan sebagai penengah, bukan memperbesar perbedaan.

Baca Juga :  Kadinkes Mabar Bantah Ada Kegiatan Yang Menginapkan Staf Puskesmas, Pengakuan Bidan F Dipertanyakan

“Orang yang dianggap memiliki pendidikan, pengalaman, ekonomi, atau kekuasaan seharusnya menjadi contoh dan memberikan ketenangan kepada masyarakat. Kami ingin Pilkades ini diselesaikan secara bermartabat agar hubungan kekeluargaan di Desa Bangka Lewat tetap terjaga,” tutupnya.

Hingga berita ini ditulis, keterangan mengenai keberatan pihak calon nomor urut 02, tanggapan resmi panitia Pilkades tingkat kabupaten, serta dokumen hasil penghitungan suara masih perlu dikonfirmasi secara menyeluruh kepada pihak-pihak terkait.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini demi menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi. **

  • Bagikan