Agustinus juga menyoroti contoh kampanye SN-FBN di Dusun Umfatik, Desa Umanen Lawalu, Kecamatan Malaka Tengah, di mana massa yang hadir tidak hanya berasal dari Umanen Lawalu, tetapi juga dari Desa Wehali.
“Ini bukti bahwa SN-FBN mampu menarik dukungan tanpa perlu memobilisasi dari tempat yang jauh,” tambahnya.
Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan beberapa kali pasangan calon lain mengalami kendala dalam pelaksanaan kampanye sesuai dengan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang dikeluarkan oleh Polres Malaka.
Pasangan lain sering kali harus mengumpulkan massa dari berbagai desa atau kecamatan untuk memenuhi satu titik kampanye, seperti di Desa Builaran, di mana massa didatangkan dari sembilan desa di Kecamatan Sasitamean.
“SN-FBN selalu bergerak dari desa ke desa, dan di setiap titik mereka berhasil mengumpulkan massa yang konsisten. Jumlahnya nyaris sama dengan massa kampanye besar yang dihadiri paslon lain. Ini menunjukkan betapa kuatnya dukungan dari warga setempat,” kata Agustinus lagi.
Dengan dukungan yang sangat kuat dari masyarakat, pasangan SN-FBN semakin yakin menghadapi Pilkada Malaka.
Mereka berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi Malaka dengan strategi kampanye yang fokus dan menyeluruh, menjangkau setiap desa tanpa terkecuali.
“Dukungan warga ini luar biasa. Kami optimis SN-FBN akan membawa harapan baru bagi Malaka,” pungkas Agustinus. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









