Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wajah Baru Pariwisata NTT: Branding Labuan Bajo Diperkuat Lewat Kolaborasi

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250802 132702
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, S.E. (foto : isth).

Sesi diskusi kemudian menyoroti kebutuhan penguatan ekosistem pariwisata darat, terutama suplai bahan lokal dan daya tarik tambahan di daratan.

Seorang perwakilan masyarakat—yang sehari-hari aktif dalam UMKM—mengungkapkan sejumlah tantangan dan harapan:

“Kita dulu dianggap penonton di kampung sendiri. Buah dan sayur untuk hotel masih didatangkan dari luar, ayam petelur pun kita impor jauh-jauh. Padahal kita punya potensi di TTS dan sekitarnya. Harus ada skema bibit gratis, pendampingan teknis, dan kepastian pasokan agar petani dan peternak lokal bisa memenuhi kebutuhan hotel,” paparnya.

Baca Juga :  Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis

Ia menambahkan, wisatawan yang datang tak cukup hanya ke pulau Komodo:

“Turis ingin ‘content’ unik—foto cantik tanpa antre panjang, hotel over-water seperti di Maladewa, dan pengalaman kuliner eksklusif. Kita butuh investasi di daya tarik daratan: restoran atas air, atraksi budaya, hingga eco-resort kecil. Contoh, tamu bintang lima rela bayar Rp20 juta per malam asalkan pelayanan dan keunikan terjamin,” ujarnya.

Kepala Dinas Parekrafbud Stefanus Jemsifori menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk menfasilitasi kolaborasi:

Baca Juga :  Jembatan Gantung Ambruk Telan Nyawa WNA Austria, Penyidik Periksa Kades Cunca Wulang

“Kami akan mempermudah perizinan, mendampingi UMKM, dan mengintegrasikan pemasaran digital. Branding baru harus didukung digitalisasi, pelatihan sumber daya manusia, dan sinergi antar-stakeholder,” kata Stefanus.

Diseminasi ini diharapkan memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas. Dengan kolaborasi antara kementerian, parlemen, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, Labuan Bajo semakin siap menyambut wisatawan dunia dengan identitas yang kuat dan manfaat ekonomi yang merata. **

  • Bagikan