Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wartawan Sulit Mendapat Akses Informasi di KPU Manggarai Barat, Ini Penjelasan Krispianus Bheda!

  • Bagikan
Cheluz Pahun, Ketua Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB), bersama jurnalis Servan Mammilianus, menghadapi tantangan rumit saat mencoba mengonfirmasi komisioner di Kantor KPU Mabar, NTT, pada Selasa (20/2/2024).
Wartawan di Manggarai Barat Sulit Mendapatkan Akses Informasi di KPU, Ini Penjelasan Krispianus Bheda. (foto : isth).

Cheluz menegaskan bahwa KPU Mabar harus lebih terbuka terutama terkait pelaksanaan pemilu. Menurutnya, upaya verifikasi informasi dan konfirmasi kepada komisioner sangat penting untuk memastikan kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik.

“Saya meminta KPU Manggarai Barat untuk lebih terbuka dengan media terutama terkait pelaksanaan pemilu,” kata Cheluz.

Ketua KPU Manggarai Barat, Krispianus Bheda, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyampaikan bahwa SOP verifikasi seperti itu memang ada, namun menekankan bahwa tergantung pada urgensi dan intensitasnya.

Baca Juga :  Berantas Judi Online, Propam Polres Manggarai Barat Geledah Ponsel Personel

“SOP memang demikian, namun sebenarnya tergantung urgensi dan intensinya, misalnya untuk teman-teman jurnalis, saya pikir saya kenal semua, dan teman-teman juga mengenal saya. Jadi bisa langsung kontak saya dan saya akan menerimanya,” jelas Krispianus Bheda.

Meskipun demikian, Krispianus Bheda mengapresiasi kritik konstruktif dari jurnalis dan menekankan pentingnya kritik untuk menjaga independensi dan kewaspadaan lembaga publik.

Baca Juga :  RSUD Komodo Resmi Gelar Onsite Training SIM-RS, Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan

“Tapi tidak apa-apa, saya memberi apresiasi yang tinggi untuk teman-teman jurnalis yang tetap kritis dan independen dalam menyebarluaskan informasi publik. Lembaga publik memang tetap harus dikoreksi selalu,” ujar Krispianus Bheda, mengakhiri pesan WhatsApp-nya. **

  • Bagikan