Cheluz menegaskan bahwa KPU Mabar harus lebih terbuka terutama terkait pelaksanaan pemilu. Menurutnya, upaya verifikasi informasi dan konfirmasi kepada komisioner sangat penting untuk memastikan kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik.
“Saya meminta KPU Manggarai Barat untuk lebih terbuka dengan media terutama terkait pelaksanaan pemilu,” kata Cheluz.
Ketua KPU Manggarai Barat, Krispianus Bheda, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyampaikan bahwa SOP verifikasi seperti itu memang ada, namun menekankan bahwa tergantung pada urgensi dan intensitasnya.
“SOP memang demikian, namun sebenarnya tergantung urgensi dan intensinya, misalnya untuk teman-teman jurnalis, saya pikir saya kenal semua, dan teman-teman juga mengenal saya. Jadi bisa langsung kontak saya dan saya akan menerimanya,” jelas Krispianus Bheda.
Meskipun demikian, Krispianus Bheda mengapresiasi kritik konstruktif dari jurnalis dan menekankan pentingnya kritik untuk menjaga independensi dan kewaspadaan lembaga publik.
“Tapi tidak apa-apa, saya memberi apresiasi yang tinggi untuk teman-teman jurnalis yang tetap kritis dan independen dalam menyebarluaskan informasi publik. Lembaga publik memang tetap harus dikoreksi selalu,” ujar Krispianus Bheda, mengakhiri pesan WhatsApp-nya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









