JAKARTA, NTTNEWS.NET – Korps Sabhara Baharkam Polri melalui Subdirektorat Audit Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional (Ditpamobvit) secara resmi membuka kegiatan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) I Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional (SMP Obvitnas) di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memastikan penerapan sistem manajemen pengamanan pada salah satu objek vital nasional yang memiliki peran strategis dalam menjamin keberlangsungan pelayanan kelistrikan di Indonesia.
Acara pembukaan dihadiri jajaran Direksi PT PLN (Persero), Tim Wasdal I Baharkam Polri, serta sejumlah pejabat terkait. Di antaranya EVP HSSE PT PLN (Persero) Dispriansyah, VP Keamanan PT PLN (Persero) Detty Elviany, dan para Manager Keamanan Regional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Wasdal I Baharkam Polri, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengawasan dan pengendalian terhadap Sistem Manajemen Pengamanan bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan langkah strategis untuk memastikan kesiapsiagaan pengamanan Objek Vital Nasional.
Menurut Edy, keberadaan Obvitnas memiliki posisi yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas dan ketahanan nasional.
“Obvitnas memiliki peran sangat krusial dalam menopang sendi kehidupan bangsa, termasuk kelistrikan yang dikelola PT PLN. Wasdal SMP ini penting untuk memastikan seluruh aspek pengamanan, mulai dari kebijakan, SDM, sarana, hingga prosedur, berjalan sesuai standar dan mampu mengantisipasi berbagai potensi ancaman,” tegas Kombes Edy.
Ia menambahkan, perkembangan ancaman terhadap objek vital nasional menuntut adanya sistem pengamanan yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu melakukan deteksi dan pencegahan secara dini.
Karena itu, pelaksanaan Wasdal diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat kesiapan sistem pengamanan PLN sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih membutuhkan penguatan dan penyempurnaan.
Sementara itu, VP Keamanan Korporat PT PLN (Persero), Detty Elviany, menyampaikan komitmen PLN untuk mendukung penuh pelaksanaan Wasdal I Baharkam Polri.
Detty menegaskan bahwa keamanan tidak dapat dipisahkan dari upaya PLN menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional. Gangguan terhadap objek maupun infrastruktur kelistrikan berpotensi memberikan dampak luas terhadap pelayanan publik, aktivitas ekonomi, hingga stabilitas nasional.
“PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengamanan di seluruh unit kerja. Kami berharap kegiatan Wasdal ini dapat memberikan masukan dan rekomendasi yang konstruktif demi terwujudnya sistem pengamanan yang lebih tangguh,” ujar Detty.
Menurutnya, sinergi antara PLN dan Polri menjadi salah satu faktor penting dalam membangun sistem pengamanan yang mampu menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang.
Penguatan pengamanan juga dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia, prosedur operasional, koordinasi, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









