“Peristiwa ini harus diusut tuntas. Saya mendorong semua pihak yang terkait untuk bertindak cepat, transparan, dan akuntabel dalam menangani dampak kecelakaan,” ujar Adrianus, Kamis (30/4/2026).
Ia juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional perkeretaapian nasional. Menurutnya, aspek keselamatan dan pengawasan harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Harus ada evaluasi total terhadap sistem operasional, manajemen keselamatan, dan pengawasan. Ini penting agar insiden serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Adrianus menekankan bahwa penanganan terhadap para korban harus menjadi prioritas utama. Ia meminta agar seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik serta dukungan pemulihan secara maksimal.
“Keselamatan dan pemulihan korban harus menjadi perhatian utama semua pihak. Pemerintah juga harus hadir secara maksimal dalam memberikan bantuan,” tutupnya.
Tragedi ini kembali menjadi pengingat keras akan pentingnya penerapan standar keselamatan tinggi dalam operasional transportasi publik, khususnya sektor perkeretaapian.
Koordinasi antarpetugas, sistem pengawasan yang ketat, serta respons cepat terhadap situasi darurat menjadi kunci utama dalam menjamin keselamatan masyarakat di masa mendatang. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









