Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Menyaring Demokrasi dari Racun Politik Uang di Dapil 2 Mabar

  • Bagikan
Dalam kenyataannya, menghindari money politics memang merupakan tantangan yang sulit dielakkan, karena terkait dengan pertemuan kepentingan. Di satu sisi, calon legislatif membutuhkan suara, sementara di sisi lain, calon pemilih memerlukan dukungan finansial.
Pallenk Djeramun. (foto : isth).

Situasi ini diperumit oleh kenyataan bahwa banyak politisi di dapil 2 tidak melalui proses kaderisasi yang memadai. Partai politik juga perlu lebih serius menjalankan proses kaderisasi untuk memastikan bahwa politisi memiliki wawasan politik yang memadai dan memahami pentingnya politik gagasan.

Meskipun pengkaderan tidak sepenuhnya menjamin terbebasnya politisi dari praktik politik uang, setidaknya akan membantu menciptakan kader-kader politik yang memiliki kepekaan terhadap bahaya tersebut. Para calon legislatif juga perlu diingatkan bahwa ambisi merebut kursi tidak seharusnya mengesampingkan pemahaman mendalam terhadap isu-isu yang relevan di dapil 2.

Tantangan terbesar bagi calon legislatif dari dapil 2 adalah bagaimana mengimplementasikan kesadaran politik di tengah masyarakat. Ini bukan hanya tentang mengajak mereka untuk ikut serta dalam pemilihan, tetapi lebih dari itu, mendorong mereka untuk aktif berpartisipasi dalam proses politik secara menyeluruh. Sebuah langkah positif menuju demokrasi yang lebih kokoh dan bermartabat.” **

  • Bagikan