Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tragedi Prada Lucky: Jeritan Keadilan di Balik Barak Militer

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250810 121233
Brigadir Joshua (alm) dan Pada Lucky (alm). foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Kematian tragis anggota Yonif TP 835/SYB, Prada Lucky Chpril Saputra Namo, yang diduga menjadi korban penganiayaan brutal oleh seniornya, memicu gelombang kemarahan dan kecaman luas dari berbagai kalangan.

Peristiwa memilukan ini tidak hanya menggoreskan duka mendalam di hati keluarga korban, tetapi juga menggugah empati publik sekaligus memantik desakan keras agar keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.

Di media sosial, ribuan warganet membanjiri lini masa dengan ungkapan belasungkawa dan amarah. Tagar-tagar kecaman mengemuka, menuntut agar para pelaku diadili secara transparan dan dihukum seberat-beratnya.

Baca Juga :  Dua Oknum Anggota Kodim 1630/Manggarai Barat Diduga Terlibat Kasus Narkoba

“Tidak ada alasan pembenaran untuk kekerasan di lingkungan militer. Korban adalah manusia, bukan alat,” tulis seorang pengguna media sosial, yang komentarnya mendapatkan ribuan tanda suka.

  • Bagikan