Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Expo Literasi dan Budaya Matim 2025: Cetak Generasi Cerdas Berkarakter, Lestarikan Budaya Lokal

Kontributor : Ernus Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250814 WA0160
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui peluncuran Expo Literasi dan Budaya Pendidikan Manggarai Timur 2025, Kamis (14/8/2025). (foto : isth).

BORONG, NTTNEWS.NET – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui peluncuran Expo Literasi dan Budaya Pendidikan Manggarai Timur 2025, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan strategis tahunan ini berlangsung meriah di Lapangan Terminal Kota Borong, dihadiri ribuan peserta didik, guru, tokoh masyarakat, serta mitra pendidikan dari berbagai daerah.

Dirancang dengan pendekatan ilmiah, terukur, dan berkelanjutan, expo ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Matim dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan partisipatif.

Baca Juga :  Anggota DPRD Mabar Desak Pemkab Jemput Bola Ambil Alih Embung Anak Munting, Ino Peni: Jangan Biarkan Aset Miliaran Menganggur

Berbasis kompetisi berjenjang mulai dari tingkat kelas, sekolah, kecamatan, hingga kabupaten, expo ini memadukan pembinaan literasi, penguatan karakter, dan pelestarian budaya lokal.

Model pembinaan ini tidak hanya menumbuhkan daya saing peserta didik, tetapi juga memperkuat fondasi pendidikan yang berbasis pada kearifan lokal.

Melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, expo ini telah dilembagakan secara formal, dilengkapi dengan petunjuk teknis, sistem monitoring digital, dan skema pembiayaan berkelanjutan.

Baca Juga :  FPM Siapkan Aksi Boikot Proyek Kantor Pajak Pratama Labuan Bajo, PT Joglo Multi Ayu Jadi Sorotan

Ke depan, program ini akan diperkuat dalam bentuk Peraturan Bupati serta diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan Renstra, sehingga memiliki payung hukum yang kuat.

Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dengan pendekatan Public Private Partnership (PPP).

  • Bagikan