Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polres Mabar dan Sat Polairud Ukir Prestasi, 12 Personel Terima Penghargaan dari Kementerian Kehutanan RI

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260625 WA0029 480x320 1
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada 12 personel kepolisian yang tergabung dalam tim operasi pengamanan kawasan hutan Taman Nasional (TN) Komodo dan wilayah sekitarnya. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada 12 personel kepolisian yang tergabung dalam tim operasi pengamanan kawasan hutan Taman Nasional (TN) Komodo dan wilayah sekitarnya.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum yang berlangsung di Hotel Crown Plaza, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Kamis (24/6/2026) hingga Sabtu (27/6/2026).

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi, loyalitas, dan komitmen para personel dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi TN Komodo, sekaligus mendukung upaya penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengancam ekosistem dan habitat satwa endemik komodo.

Baca Juga :  Rofinus Kembali Pimpin Golkar Mabar, Bidik Lonjakan Kursi DPRD dan Kursi Bupati

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., bersama Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Suharyono, S.H., M.Si., M.Hum.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Mardiyono menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras para personel yang selama ini berada di garda terdepan dalam menjaga keamanan kawasan konservasi yang menjadi salah satu ikon pariwisata dunia.

“Keberhasilan tim ini patut diapresiasi karena mampu menjalankan tugas dengan profesional, humanis, dan tetap mengedepankan koordinasi dengan masyarakat sekitar, terutama di kawasan penyangga NTT ini. Mereka telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kawasan konservasi yang memiliki nilai strategis bagi Indonesia maupun dunia,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.

Baca Juga :  Kasus Pencemaran Nama Baik Memanas, Kuasa Hukum IB Desak Polres Tetapkan EH Sebagai Tersangka dan Ditahan

Menurutnya, pemilihan Labuan Bajo sebagai lokasi pelaksanaan bimtek dan penyerahan penghargaan bukan tanpa alasan. Kawasan TN Komodo merupakan bagian dari destinasi pariwisata super prioritas nasional yang membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum.

“Taman Nasional Komodo bukan hanya kebanggaan masyarakat NTT, tetapi juga aset bangsa yang dikenal dunia internasional. Karena itu, pengamanan kawasan ini membutuhkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, pemerintah, petugas kehutanan, dan masyarakat,” katanya.

  • Bagikan