Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polres Mabar dan Sat Polairud Ukir Prestasi, 12 Personel Terima Penghargaan dari Kementerian Kehutanan RI

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260625 WA0029 480x320 1
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada 12 personel kepolisian yang tergabung dalam tim operasi pengamanan kawasan hutan Taman Nasional (TN) Komodo dan wilayah sekitarnya. (foto : Dok. Isth).

Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan, Suharyono, menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga kawasan hutan konservasi tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan kelestarian sumber daya alam tetap terjaga bagi generasi mendatang.

“Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan kepada para personel yang telah menunjukkan integritas, keberanian, dan komitmen dalam melindungi kawasan konservasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh aparat untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga hutan dan lingkungan hidup,” ungkap Suharyono.

Dari total 12 personel penerima penghargaan, enam di antaranya berasal dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud), yakni AIPDA Iswadi, AIPDA Maselus Moruk, BRIPKA Febriana, BRIPDA Yacob Jevron Seubelan, BRIPKA Nasarudin, dan Bharatu Ramadhani.

Baca Juga :  Camat Welak Kunjungi Pasien ODGJ, Tegaskan Komitmen Penanganan Humanis di Tengah Keterbatasan

Sedangkan enam personel lainnya berasal dari jajaran Polres Manggarai Barat, yaitu AKP Lutfi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., IPDA Adhar, Briptu Syamsul Bachri, Briptu Remigius Melki, BRIGPOL Ardianah Akhyar, dan BRIGPOL Isyak Wahyudin.

Penghargaan tersebut diberikan setelah para personel dinilai berhasil menjalankan berbagai operasi pengamanan kawasan hutan dan perairan di sekitar TN Komodo, termasuk upaya pencegahan aktivitas ilegal yang berpotensi merusak ekosistem konservasi.

Baca Juga :  Konferensi Kerja I PGRI Manggarai Barat 2026 Resmi Dibuka Kadis Pendidikan

Kegiatan bimtek yang berlangsung selama empat hari itu juga menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas aparat penegak hukum dalam menghadapi berbagai tantangan pengamanan kawasan konservasi, mulai dari perburuan liar, perambahan hutan, hingga aktivitas ilegal lainnya yang mengancam keberlangsungan habitat satwa dan ekosistem alam.

Dengan adanya penghargaan tersebut, diharapkan semangat pengabdian para personel di lapangan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Kehutanan dan Polri dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Komodo sebagai warisan alam dunia yang harus dilindungi bersama. **

  • Bagikan