Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260715 184045
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua warga negara asing (WNA) asal China yang tenggelam saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/7/2026). (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua warga negara asing (WNA) asal China yang tenggelam saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/7/2026). Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Guo Xingyou (perempuan) dan Sha Gingyang (laki-laki). Informasi mengenai insiden tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere melalui Pos SAR Manggarai Barat setelah dilaporkan terjadi kondisi yang membahayakan jiwa manusia di kawasan wisata Pulau Kelor.

Koordinator Pos SAR Manggarai Barat menjelaskan, peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 12.00 WITA ketika kedua wisatawan sedang menikmati aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor.

Baca Juga :  Feri Adu Pertanyakan Peran Camat Komodo, Klaim Fungsionaris Adat Dinilai Picu Konflik Pertanahan

Namun, cuaca yang kurang bersahabat disertai gelombang tinggi diduga menghantam keduanya hingga terseret dan tenggelam.

“Kedua korban sedang melakukan snorkeling di Perairan Pulau Kelor sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu gelombang cukup tinggi dan menghantam korban hingga akhirnya tenggelam,” jelas Koordinator Pos SAR Manggarai Barat.

Baca Juga :  Dinas PKO Mabar Gelar Coaching Clinic OSN, Datangkan Pengajar KPM Bogor untuk Tempa Siswa Berprestasi Menuju Tingkat Provinsi

Sekitar pukul 12.45 WITA, korban pertama, Guo Xingyou, berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Wisatawan di sekitar lokasi bersama Tim SAR Gabungan segera memberikan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) selama proses evakuasi menuju Pelabuhan Labuan Bajo.

Setibanya di RSUD Komodo Labuan Bajo, tim medis langsung melakukan penanganan intensif. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

  • Bagikan