Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BREAKING NEWS: Gempa M7,0 Guncang NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260815 WA0076
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa kuat tersebut berpusat di wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman hanya 10 kilometer. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa kuat tersebut berpusat di wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman hanya 10 kilometer.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS), gempa terjadi pada pukul 04.58.23 WIB atau 05.58.23 WITA.

Episentrum gempa berada pada koordinat 8,33 Lintang Selatan dan 121,32 Bujur Timur, atau sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga :  Wae Mata Sempat Kuasai Babak Pertama, Kolang FC Balik Menghancurkan 6-1

Yang membuat situasi menjadi serius, BMKG langsung mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah NTT menyusul gempa berkekuatan besar tersebut.

Dalam pemodelan BMKG, wilayah Ngada bagian utara tercatat berada pada status WASPADA potensi tsunami. BMKG mencatat estimasi waktu tiba gelombang berdasarkan pemodelan pada sekitar pukul 05.01.23 WIB.

Baca Juga :  Bank NTT Bukan Bank Gubernur, Bukan Bank Golkar! Yohanes Rumat Soroti Potensi Konflik Kepentingan
IMG 20260815 WA0077
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa kuat tersebut berpusat di wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman hanya 10 kilometer. (foto : Dok. Isth).

“Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah: NTT, Gempa Mag: 7.0, 15-Agu-26 04:58:23 WIB, Lok: 8.33 LS, 121.32 BT (38 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT), Kedalaman: 10 Km,” demikian informasi BMKG melalui InaTEWS.

  • Bagikan