“PKB adalah partai besar, tetapi kita tidak boleh cepat puas. Kita harus terus hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan solusi nyata. Politik kehadiran harus menjadi prinsip utama kita,” tambahnya.
Dalam arahannya, Abdul Halim Iskandar menekankan bahwa Muscab merupakan bagian dari proses panjang dalam membangun kepemimpinan yang berkualitas.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pemimpin yang lahir secara instan tanpa melalui proses kaderisasi yang matang.
“Tidak ada pemimpin yang muncul tiba-tiba. Semua melalui proses panjang, melalui pembelajaran, pengalaman, dan pengabdian. Muscab ini adalah bagian dari proses tersebut,” ujarnya.
Gus Halim juga menjelaskan bahwa dalam struktur PKB, kader tidak hanya dipersiapkan sebagai politisi, tetapi juga sebagai pemimpin (leader) dan negarawan (statesman).
“Menjadi politisi itu penting, tetapi tidak cukup. Kader PKB harus naik kelas menjadi pemimpin yang mampu mengarahkan, dan pada akhirnya menjadi negarawan yang berpikir untuk kepentingan bangsa,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan politik bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kemenangan hanyalah instrumen. Yang paling penting adalah bagaimana kita menggunakan kemenangan itu untuk melayani rakyat dan menyelesaikan persoalan mereka,” tambahnya.
Selain itu, Gus Halim mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman Indonesia.
“Indonesia adalah bangsa besar dengan ribuan budaya dan bahasa. PKB harus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan menghargai perbedaan. Jangan sampai kita terjebak dalam politik yang memecah belah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PKB harus terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas bangsa.
“Kita tidak boleh melupakan masa lalu, tetapi kita juga tidak boleh berhenti berinovasi. PKB harus mampu menjawab tantangan zaman dengan gagasan-gagasan baru yang relevan,” katanya.
Pelaksanaan Muscab ini juga menjadi bagian dari agenda nasional PKB dalam rangka memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat daerah serta mempersiapkan partai menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk pemilihan kepala daerah dan pemilu legislatif.
Dengan semangat kebersamaan, solidaritas kader, dan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, Muscab PKB di Manggarai Raya diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gus Halim dengan penuh harapan agar seluruh rangkaian Muscab berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan partai dan masyarakat.
“Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, Musyawarah Cabang PKB untuk Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









