LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat struktur organisasi dan konsolidasi kader melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk tiga kabupaten di wilayah Manggarai Raya, yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Kegiatan strategis ini digelar di Hotel The Jayakarta Labuan Bajo pada Sabtu (25/4/2026), dan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan serta nuansa kekeluargaan yang kental.
Muscab ini dibuka secara resmi oleh Abdul Halim Iskandar, tokoh senior PKB yang akrab disapa Gus Halim.
Ia saat ini menjabat sebagai Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, sekaligus menjadi salah satu figur sentral dalam proses kaderisasi dan penataan struktur partai secara nasional.
Kehadirannya di Labuan Bajo menunjukkan perhatian serius DPP PKB terhadap penguatan organisasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU dan Komisioner Manggarai Barat, Komisioner Bawaslu Manggarai Barat, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, ST, Sekretaris DPW PKB NTT Kaharudin, Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, serta jajaran pengurus DPC PKB dari tiga kabupaten.
Selain itu, hadir pula anggota DPRD dari berbagai tingkatan, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan seperti NU dan MUI, serta perwakilan partai politik lainnya seperti NasDem, Golkar, Gerindra, PBB, dan Demokrat. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya jejaring politik dan sosial yang terbangun di wilayah Manggarai Raya.
Dalam sambutannya, Bupati Edistasius Endi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab di Labuan Bajo.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya penting bagi internal partai, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah sebagai tuan rumah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh keluarga besar PKB. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi terus berlanjut di Labuan Bajo. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan berkah bagi daerah kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Muscab harus dimaknai sebagai ruang strategis untuk mempererat persatuan dan membangun visi bersama, bukan sekadar ajang kompetisi politik.
“Momentum ini bukan hanya tentang memilih pengurus baru, tetapi bagaimana kita memperkuat kekeluargaan, menyatukan visi, dan membangun komitmen bersama untuk kemajuan daerah dan bangsa. Siapapun yang terpilih, itulah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa PKB sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas politik dan mendorong pembangunan yang inklusif di daerah.
Sementara itu, Kaharudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muscab merupakan bagian dari siklus organisasi lima tahunan yang harus dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi dan konsolidasi.
Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga marwah demokrasi serta memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Muscab ini adalah amanat organisasi yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi menjadi ruang refleksi untuk melihat sejauh mana PKB telah berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran kader hingga tingkat ranting dalam menjaga eksistensi partai.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









