“Kesalahan adalah bagian dari perjalanan setiap insan. Memaafkan adalah bentuk kasih dan penghormatan terakhir yang mulia, yang dapat membantu membuka jalan menuju kedamaian abadi bagi beliau,” tutur Bupati.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Bupati Simplisius menyampaikan empati dan dukungan atas kehilangan besar ini.
“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga, serta menempatkan almarhum di sisi terbaik-Nya,” ungkapnya.
Upacara pelepasan jenazah ditutup dengan penghormatan terakhir yang penuh khidmat. Tangis haru mengiringi seruan perpisahan.
“Selamat jalan, Bapak Drs. Lukas Mere. Jejak pengabdianmu terpatri dalam ingatan kami. Namamu tak akan lekang oleh waktu, dan dedikasimu akan selalu menjadi inspirasi bagi kami semua,” tutup Bupati. **(Stefan)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









