Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Ende Tekuk Usulan PD Pasar, Isu Kursi Basah untuk Timses Menguap, PMKRI Apresiasi!

Kontributor : Rian Laka Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251023 201152
Yani Kota, Anggota Bapemperda DPRD Kabupaten Ende. (foto : isth).

PMKRI Ende: Ranperda PD Pasar Bukan Solusi di Tengah Krisis Fiskal

Secara terpisah, Ketua PMKRI Cabang Ende, Daniel Sakut Turot, memberikan apresiasi atas langkah Bapemperda DPRD Ende yang menolak Ranperda PD Pasar.

Ia menilai keputusan tersebut tepat di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang menurun.

“Di tengah merosotnya fiskal, pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Benediktus Tote Badeoda jangan memaksakan rencana strategis yang tidak logis jika dikaitkan dengan kemampuan fiskal daerah,” ujar Daniel, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga :  Kapolres Mabar Tegas, Sebar Video Korban Jembatan Cunca Wulang Bisa Dipidana

Menurut Daniel, jika Ranperda PD Pasar tetap dipaksakan, maka program-program prioritas lain yang bersifat mandatory (wajib dan mendesak) justru akan terhambat.

Ia mencontohkan tiga program penting yang seharusnya didahulukan pemerintah: penyediaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Sekolah Rakyat (SR), dan Dapur MBG.

“TPA menjadi masalah kronis yang harus segera ditangani. Artinya, TPA jauh lebih penting daripada Ranperda PD Pasar,” tegas Daniel.

Lebih lanjut, PMKRI juga mendesak Pemkab Ende agar segera menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat, agar daerah bisa menangkap peluang program pendidikan nasional.

Baca Juga :  Pariwisata Labuan Bajo Dipermalukan Tragedi Cunca Wulang, DPRD Desak Audit Total

“Bupati Ende wajib menyiapkan lahan agar program Sekolah Rakyat bisa dijalankan. Karena masih banyak anak-anak di Ende yang belum mendapat akses pendidikan,” ujarnya.

Terkait program Dapur MBG, Daniel menilai Pemkab Ende belum menunjukkan keseriusan.

“Selama Bupati Benediktus memimpin, belum ada satu pun Dapur MBG yang terealisasi. Ini bukti lemahnya kreativitas pemerintah daerah dalam menangkap program nasional era Prabowo–Gibran,” tutur Daniel menutup pernyataannya. **

  • Bagikan