Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

FPM Siapkan Aksi Boikot Proyek Kantor Pajak Pratama Labuan Bajo, PT Joglo Multi Ayu Jadi Sorotan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
db1f04a0 7ecb 11f1 895c bd371f88f1cd
FPM Siapkan Aksi Boikot Proyek Kantor Pajak Pratama Labuan Bajo, PT Joglo Multi Ayu Jadi Sorotan. (foto : Dok. Isth).

“Kami menilai sikap inkonsistensi PT Joglo Multi Ayu mencerminkan praktik yang merugikan pihak lain, layaknya bentuk penjajahan gaya baru. Hak orang yang sudah bekerja tidak boleh diabaikan,” demikian bunyi pernyataan dalam surat FPM.

Aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA. Massa diperkirakan mencapai sekitar 300 orang dengan titik kumpul di Mapolres Manggarai Barat, sebelum bergerak menuju lokasi proyek pembangunan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Labuan Bajo.

Selain membawa mobil komando, spanduk, dan alat peraga aksi lainnya, massa juga berencana melakukan boikot sementara terhadap seluruh aktivitas proyek sebagai bentuk tekanan moral agar pihak kontraktor segera menyelesaikan kewajibannya.

Baca Juga :  Banggar DPR RI Serap Aspirasi Kepala Daerah di Labuan Bajo

“Boikot ini bukan semata-mata untuk menghambat pekerjaan, tetapi sebagai bentuk peringatan bahwa hak para pekerja dan mitra pelaksana harus dihormati. Kami ingin ada penyelesaian yang nyata, bukan sekadar janji,” ujar Lorensius.

FPM menegaskan bahwa pemberitahuan aksi telah disampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai penyampaian pendapat di muka umum. Organisasi tersebut juga meminta kepolisian melakukan pengamanan agar aksi berjalan aman, tertib, dan damai.

Baca Juga :  Rotasi Pama Polres Manggarai Barat, Kapolsek Komodo dan Dua Kanit Reskrim Bergeser

Di sisi lain, FPM mendesak PT Joglo Multi Ayu dan instansi terkait agar segera mengambil langkah konkret menyelesaikan persoalan pembayaran tersebut sebelum situasi berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Joglo Multi Ayu belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tunggakan pembayaran yang disampaikan Forum Peduli Mabar.

NTTNEWS.NET masih berupaya menghubungi pihak perusahaan untuk memperoleh konfirmasi dan hak jawab sesuai prinsip keberimbangan pemberitaan. **

  • Bagikan