Lebih lanjut, Simplisius memastikan seluruh proses pelantikan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses penilaian oleh Tim Penilai Kinerja sebelum ditetapkan.
“Seluruh pengisian jabatan administrator telah melalui tahapan yang berlaku. Prosesnya diawali dengan penilaian oleh Tim Penilai Kinerja sebelum hasilnya disampaikan kepada bupati untuk dilakukan penetapan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa nama-nama pejabat yang dilantik telah diusulkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan telah memperoleh Pertimbangan Teknis (Pertek), sehingga seluruh proses administrasi dilakukan secara sah dan sesuai mekanisme.
“Nama pejabat yang disumpah dan dilantik hari ini terlebih dahulu diusulkan ke BKN dan BKN menerbitkan Pertek. Jadi perlu saya tegaskan bahwa pengambilan sumpah dan pelantikan hari ini telah melalui prosedur yang benar dan telah didiskusikan serta dikomunikasikan bersama Wakil Bupati,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun karakter ASN yang profesional dan berakhlak. Profesional, menurutnya, berarti memiliki kompetensi, bekerja sesuai aturan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta terus meningkatkan kemampuan diri. Sedangkan berakhlak berarti menjunjung tinggi integritas, kejujuran, etika, loyalitas kepada negara, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik menjaga disiplin kerja dalam arti yang sesungguhnya, bukan hanya hadir tepat waktu, tetapi juga mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik serta mencapai target kinerja.
“Saya minta seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga dan meningkatkan disiplin kerja. Disiplin bukan hanya tentang kepatuhan terhadap jam kerja, tetapi juga menyangkut kesungguhan dalam melaksanakan tugas, ketepatan dalam mencapai target kinerja, tanggung jawab terhadap pekerjaan, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Simplisius.
Selain disiplin, ia menilai budaya kerja kolaboratif harus menjadi kekuatan utama birokrasi. Seluruh perangkat daerah diminta membangun koordinasi, komunikasi, dan sinergi agar setiap program pemerintah berjalan selaras dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Di penghujung sambutannya, Bupati Simplisius juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan menurunnya semangat kerja maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa efisiensi harus dimaknai sebagai upaya bekerja lebih efektif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan setiap sumber daya yang tersedia.
“Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat kerja maupun mengendurkan disiplin ASN. Keterbatasan anggaran bukan hambatan untuk berkinerja, tetapi menjadi dorongan untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”
Menutup arahannya, Bupati Simplisius Donatus mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kabupaten Nagekeo.
“Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, jaga integritas, tingkatkan profesionalisme, bangun kerja sama yang baik, dan berikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kabupaten Nagekeo,” pungkasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









