Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polres Manggarai Barat Gerebek Empat SPBU, Satu Ditemukan Pakai Timbah Bocor

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251120 WA0065
Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan pengecekan tera atau akurasi takaran pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Labuan Bajo pada Rabu (19/11/2025). (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan pengecekan tera atau akurasi takaran pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Labuan Bajo pada Rabu (19/11/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan tidak ada praktik kecurangan dalam penjualan bahan bakar minyak (BBM) yang dapat merugikan masyarakat.

Pengecekan dilakukan secara terpadu bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Manggarai Barat, UPT Metrologi Legal, serta pihak Pertamina.

Total empat SPBU menjadi sasaran pengecekan, yaitu SPBU Sernaru, SPBUN TPI Labuan Bajo, SPBU Kampung Tengah, dan SPBU Wardun.

Baca Juga :  Diduga Tolak Pasien, Direktur RS Siloam Labuan Bajo Malah Blokir WhatsApp Wartawan

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengecekan ini merupakan langkah antisipatif untuk menjamin setiap takaran BBM yang dijual kepada konsumen sesuai dengan standar resmi.

“Kemarin, kami cek SPBU untuk mencegah hal-hal yang bisa merugikan konsumen. Langkah antisipasi ini dilakukan untuk menghindari tindakan curang yang dilakukan oknum petugas SPBU ataupun pihak Pertamina,” ujar AKP Lufthi saat dikonfirmasi Kamis (20/11) pagi.

Baca Juga :  Diperiksa 8 Jam Terkait Sengketa Lahan Nggoer, Oknum Polisi F Hindari Wartawan

Ia menerangkan bahwa proses pengecekan dilakukan menggunakan bejana ukur kapasitas 10 liter dan 20 liter yang telah terkalibrasi sesuai standar nasional. Dengan alat tersebut, tim gabungan memverifikasi akurasi volume BBM yang keluar dari setiap dispenser.

“Pengecekan menggunakan alat bejana ukur kapasitas 10 liter dan 20 liter, serta sudah terkalibrasi dengan benar sesuai standar yang ditetapkan,” jelasnya.

Menurut AKP Lufthi, secara umum hasil pengecekan menunjukkan bahwa tiga SPBU masih memenuhi standar tera yang berlaku.

  • Bagikan