Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Surat Cinta dari Anak Petani Untuk Bawaslu Nusa Tenggara Timur

  • Bagikan
Dalam perjalanan hidupnya, seorang anak petani mengalami transformasi yang menggetarkan hati, dari tangisan karena cinta akan demokrasi yang terinjak-injak, hingga menjadi seorang pemuda yang berani mengangkat tangan melawan mereka yang mencoba menodai demokrasi yang dicintainya.
Forum Peduli Demokerasi Kabupaten Manggarai Barat, Saat Melakukan Audiens di Kantor Bawaslu Kabupaten Barat. (foto : isth).

Oleh: Andy Atalas (Ketua Forum Pemuda Peduli Demokerasi Kabupaten Manggarai Barat) 

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Dalam perjalanan hidupnya, seorang anak petani mengalami transformasi yang menggetarkan hati, dari tangisan karena cinta akan demokrasi yang terinjak-injak, hingga menjadi seorang pemuda yang berani mengangkat tangan melawan mereka yang mencoba menodai demokrasi yang dicintainya.

Kini, melalui suara yang lantang, Pemuda Peduli Demokrasi Manggarai Barat mengirimkan surat cinta dan dukungan kepada Bawaslu Propinsi NTT.

Dalam surat ini, mereka memohon agar Bawaslu menjadi penjaga terakhir keadilan demokrasi, menjadi pilar integritas dan keadilan di tengah kemajuan demokrasi yang tak pernah mudah.

Baca Juga :  Sengketa 11 Hektare Berujung Pidana, Dua Terlapor Diperiksa Bareskrim Polri

Dalam pernyataannya, mereka mengungkapkan keprihatinan terhadap beberapa insiden kampanye yang menarik perhatian.

Kabar tentang dugaan pelanggaran kampanye oleh seorang oknum caleg dari PSI Propinsi mengundang simpati, terutama karena pelanggaran tersebut melibatkan Pejabat Negara dari Badan Pertanahan Manggarai.

Mereka menyampaikan candaan ringan, merinci bahwa aturan kampanye seharusnya tidak seperti resep masakan yang dapat ditambahkan bumbu kreatif sesuai keinginan, terutama dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara. Dengan keceriaan ini, mereka menyadari betapa sulitnya tugas Bawaslu NTT dalam menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga :  Ratusan Liter BBM Diduga Ilegal Disergap di Lamba Leda Selatan, Dua Orang Diamankan Polisi

Pemuda Peduli Demokrasi menegaskan bahwa teguran tegas dan tindakan adil diperlukan dalam menghadapi situasi seperti ini. Mereka menyerukan agar Bawaslu NTT tetap tegas, tidak menjadi seperti hakim yang terpesona oleh kisah-kisah palsu para caleg pencari suara.

  • Bagikan