Oleh: Andy Atalas (Ketua Forum Pemuda Peduli Demokerasi Kabupaten Manggarai Barat)
LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Dalam perjalanan hidupnya, seorang anak petani mengalami transformasi yang menggetarkan hati, dari tangisan karena cinta akan demokrasi yang terinjak-injak, hingga menjadi seorang pemuda yang berani mengangkat tangan melawan mereka yang mencoba menodai demokrasi yang dicintainya.
Kini, melalui suara yang lantang, Pemuda Peduli Demokrasi Manggarai Barat mengirimkan surat cinta dan dukungan kepada Bawaslu Propinsi NTT.
Dalam surat ini, mereka memohon agar Bawaslu menjadi penjaga terakhir keadilan demokrasi, menjadi pilar integritas dan keadilan di tengah kemajuan demokrasi yang tak pernah mudah.
Dalam pernyataannya, mereka mengungkapkan keprihatinan terhadap beberapa insiden kampanye yang menarik perhatian.
Kabar tentang dugaan pelanggaran kampanye oleh seorang oknum caleg dari PSI Propinsi mengundang simpati, terutama karena pelanggaran tersebut melibatkan Pejabat Negara dari Badan Pertanahan Manggarai.
Mereka menyampaikan candaan ringan, merinci bahwa aturan kampanye seharusnya tidak seperti resep masakan yang dapat ditambahkan bumbu kreatif sesuai keinginan, terutama dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara. Dengan keceriaan ini, mereka menyadari betapa sulitnya tugas Bawaslu NTT dalam menghadapi berbagai tantangan.
Pemuda Peduli Demokrasi menegaskan bahwa teguran tegas dan tindakan adil diperlukan dalam menghadapi situasi seperti ini. Mereka menyerukan agar Bawaslu NTT tetap tegas, tidak menjadi seperti hakim yang terpesona oleh kisah-kisah palsu para caleg pencari suara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









