Ingatlah, hidup orang tua di kampung penuh dengan kesulitan, dan dalam hati kecil mereka hanya tersisa harga diri. Jangan pernah kita merendahkan hidup mereka dengan segepok uang. Hidup orang tua kita sederhana, polos, dan penuh dengan ketulusan.
Apapun jabatan atau posisi kita, mereka akan tetap melihat kita sebagai anak mereka. Hindarilah pamer kemewahan di hadapan orang tua di kampung. Jadilah calon pelayan dan abdi negara yang adil dan jujur, dimulai dari dalam diri sendiri.
Buatlah warga di kampung bangga dengan visi-misi dan gagasan kita. Janganlah membuat mereka bersedih, terpecah, dan menderita hati oleh kehadiran kita sebagai calon legislatif di desa-desa.
Jika doa dan harapan warga jatuh pada kita dan kita berhasil, itu berarti kepercayaan masyarakat terhadap kita. Namun, jika takdir hidup berkata lain, jadilah individu yang bijaksana dalam menghadapi kehidupan dan menerima kenyataan dengan lapang dada.
Salam semangat, ende ema ase kaeku. Pilihan ada pada hati dan pikiran kita. Kami hanya menunjukkan diri di hadapan ende ema. Doa dan harapan, itulah yang menentukan ende ema ase kae yang akan menjadi penentu. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









