Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PKB Bergerak di Tengah Duka Gempa, Hans Rumat Salurkan Bantuan untuk Warga Bea Waek, Endang Apresiasi!

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260829 205041
Bantuan tersebut diterima langsung oleh petugas kesehatan Bidan Maria Avila Goredy, yang akrab disapa Bidan Endang, bersama rekan-rekan tenaga kesehatan lainnya, termasuk perawat dan bidan yang bertugas di Pustu Bea Waek. (foto : Dok. Isth).

BORONG, NTTNEWS.NET – Di tengah suasana duka dan kepanikan warga akibat gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, kepedulian terhadap masyarakat terdampak terus berdatangan. Salah satunya ditunjukkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Rumat, S.E., yang akrab disapa Hans Rumat.

Hans Rumat yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turun langsung membawa bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat Desa Bea Waek, Kecamatan Lambaleda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (28/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan di Posko Kesehatan Desa Bea Waek yang saat ini menjadi salah satu tempat pelayanan bagi masyarakat terdampak gempa.

Kehadiran Hans Rumat bersama jajaran PKB menjadi bagian dari upaya untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat. Pasalnya, pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, masyarakat masih menghadapi ketakutan akibat gempa susulan yang terjadi hingga beberapa hari setelah gempa utama.

Gempa tersebut berpusat di wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, namun guncangannya dirasakan kuat di berbagai wilayah Pulau Flores, termasuk Kabupaten Manggarai Timur. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan, sementara masyarakat terpaksa mengurangi aktivitas di dalam rumah karena khawatir terhadap gempa susulan.

Baca Juga :  Fransiskus Sales Sodo Segera Dilantik sebagai Sekda Definitif Provinsi NTT

Dalam kondisi tersebut, keberadaan posko kesehatan menjadi sangat penting. Selain memberikan pelayanan medis kepada warga yang membutuhkan pertolongan, posko juga menjadi tempat masyarakat mendapatkan informasi serta dukungan di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Bantuan yang disalurkan Hans Rumat bersama PKB memang tidak dalam jumlah besar. Namun, bagi masyarakat yang sedang berada dalam situasi bencana, kebutuhan sederhana sekalipun memiliki arti penting.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa dua papan telur, dua dus mi instan, dua dus air minum, satu dus popok (pampers), serta satu dus pembalut.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh petugas kesehatan Bidan Maria Avila Goredy, yang akrab disapa Bidan Endang, bersama rekan-rekan tenaga kesehatan lainnya, termasuk perawat dan bidan yang bertugas di Pustu Bea Waek.

Saat ini, pelayanan kesehatan di wilayah tersebut dilakukan melalui posko kesehatan darurat menggunakan tenda yang didirikan secara mandiri oleh para petugas kesehatan bersama masyarakat.

Kondisi tersebut menggambarkan bagaimana tenaga kesehatan tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun fasilitas dan kondisi kerja mereka masih terbatas akibat bencana.

Hans Rumat mengatakan, PKB berkomitmen untuk terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur. Menurutnya, dalam situasi seperti ini, sekecil apa pun bantuan yang diberikan tetap memiliki nilai kemanusiaan bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga :  Samsat Mabar Tunda Optimalisasi Pajak, SPBU Diminta Prioritaskan Kendaraan Pembawa Bantuan Gempa

“PKB bergerak terus dan terus bergerak di Kabupaten Manggarai Timur. Hari ini kami hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa. Memang bantuan yang kami bawa jumlahnya tidak seberapa, tetapi kami berharap bisa membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Hans Rumat.

Ia menegaskan, kehadiran dirinya bersama PKB bukan semata-mata untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat setelah bencana.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh dibiarkan menghadapi situasi sulit sendirian. Pemerintah, lembaga politik, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan untuk membantu warga yang terdampak.

“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana masyarakat merasa tidak sendiri menghadapi bencana ini. Kami datang untuk melihat langsung keadaan mereka dan memberikan apa yang kami bisa. Walaupun sederhana, semoga bantuan ini bermanfaat,” katanya.

Hans Rumat juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Ia berharap masyarakat mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri kembali ke bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman.

  • Bagikan