Ia berharap langkah itu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Kami ingin membersihkan kawasan ini. Penampilan Pulau Bajo harus memberi warna terhadap Kota Labuan Bajo sebagai kota pariwisata super premium. Jangan sampai wisatawan yang datang justru disuguhi pemandangan bangkai kapal yang berserakan di kawasan bersejarah ini,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pemilik kapal memiliki tanggung jawab terhadap asetnya dan tidak boleh meninggalkan kapal yang sudah rusak begitu saja di kawasan pesisir.
“Saya menghimbau kepada seluruh pemilik kapal rongsokan yang ada di Pulau Bajo agar segera memindahkan atau membawa pulang kapal-kapal tersebut ke tempat masing-masing. Saya yakin ketika kapal-kapal itu masuk ke Pulau Bajo dulu, bukan untuk dibuang begitu saja. Karena Pulau Bajo bukan tempat pembuangan kapal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Feri menilai menjaga kebersihan dan keindahan Pulau Bajo merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga identitas Labuan Bajo sebagai destinasi wisata unggulan nasional.
“Kita sebagai warga Labuan Bajo harus benar-benar menghargai dan menghormati Pulau Bajo yang memiliki legenda dan nilai sejarah bagi daerah ini. Jangan sampai warisan sejarah tersebut rusak hanya karena dijadikan tempat menumpuk kapal-kapal yang sudah tidak terpakai,” katanya.
Feri juga mengajak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, instansi terkait, serta para pemilik kapal untuk duduk bersama mencari solusi agar kawasan Pulau Bajo kembali tertata rapi dan bersih.
“Saya berharap pemerintah ikut mengambil langkah nyata bersama para pemilik kapal. Mari kita jaga wajah Labuan Bajo sebagai kota pariwisata super premium yang bersih, indah, dan memiliki kawasan bersejarah yang tetap terawat. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Feri kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan berharap para pemilik kapal segera merespons imbauan tersebut.
“Sekali lagi saya tegaskan kepada seluruh pemilik kapal tua atau kapal rongsokan di Pulau Bajo agar segera memindahkan kapal-kapal tersebut. Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak. Salam hormat saya sebagai warga Kota Labuan Bajo yang mencintai kota pariwisata super premium ini,” pungkasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









