Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wilayah Jelajah Spiritual Yang Tidak Terjangkau Oleh Kecerdasan Akal Intelektual

  • Bagikan
Mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW ke langit untuk menerima perintah dari Allah SWT menjalankan sholat dari 50 kali sehari. Namun ketika turun ke langit lapisan bawah, Nabi Muhammad SAW dicegat oleh Nabi Musa yang meminta Nabi Muhammad SAW untuk memohon pengurangan waktu sholat, karena dengan jumlah tersebut dianggapnya akan terlalu memberatkan umat Nabi Muhammad SAW kelak.
Jacob Ereste. (foto : isth).

Oleh: Jacob Ereste

JAKARTA, NTTNEWS.NET – Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW ke langit untuk menerima perintah dari Allah SWT menjalankan sholat dari 50 kali sehari. Namun ketika turun ke langit lapisan bawah, Nabi Muhammad SAW dicegat oleh Nabi Musa yang meminta Nabi Muhammad SAW untuk memohon pengurangan waktu sholat, karena dengan jumlah tersebut dianggapnya akan terlalu memberatkan umat Nabi Muhammad SAW kelak.

Yang menarik, Nabi Muhammad SAW tidak saja setuju terhadap usulan Nabi Musa tapi juga mematuhi usulan Nabi Musa untuk kembali menghadap Allah SWT untuk meminta keringanan terhadap banyaknya waktu sholat. Dan keringan jumlah sholat pun dikurangi, menjadi 10 kali saja dalam sehari dan semalam.

Saat turun kembali ke langit dibawahnya, Nabi Musa kembali mencegat Nabi Muhammad SAW untuk menanyakan hasil permohonannya kepada Allah SWT ikhwal jumlah sholat, tapi ternyata jumlah waktu sholat yang diberikan keringanan oleh Allah SWT sebanyak 10 kali dalam sehari semalam itu, masih dianggap berat.

  • Bagikan