Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Marwah PMKRI Tercoreng! Kongres XXXIV di Ruteng Diwarnai Dugaan Pengeroyokan, Ketua Presidium Jakarta Pusat Lapor Polisi

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260725 213418
Pelaksanaan Kongres XXXIV dan Musyawarah Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercoreng oleh dugaan aksi pengeroyokan yang berujung pada laporan polisi. (foto : Dok. Isth).

RUTENG | NTTNEWS.NET – Pelaksanaan Kongres XXXIV dan Musyawarah Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercoreng oleh dugaan aksi pengeroyokan yang berujung pada laporan polisi.

Korban dalam insiden tersebut adalah Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus Taek, yang dilaporkan mengalami luka robek di bagian dahi hingga harus menjalani lima jahitan di RSUD Ruteng.

Atas peristiwa itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Jakarta Pusat secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan ke Polres Manggarai. Selain menempuh jalur hukum, DPC PMKRI Jakarta Pusat juga meminta pertanggungjawaban moral dan organisatoris dari PMKRI Cabang Kupang dan PMKRI Cabang Kefamenanu (Kefa), karena sejumlah oknum delegasi dari kedua cabang tersebut diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Kongres PMKRI di Ruteng, Momentum Meneguhkan Arah Pembangunan Nasional dari Timur Indonesia

Berdasarkan keterangan resmi DPC PMKRI Jakarta Pusat, peristiwa bermula ketika sidang komisi sedang berlangsung. Forum yang awalnya menjadi ruang pembahasan agenda kongres berubah ricuh setelah terjadi perdebatan antardelegasi mengenai mekanisme jalannya persidangan.

Dalam situasi tersebut, Yohanes Jonianus Taek meminta kesempatan kepada pimpinan sidang untuk menyampaikan pandangan sekaligus menawarkan solusi atas kebuntuan forum.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo Paparkan Manajemen Talenta di BKN Pusat, Tegaskan Komitmen Bangun Birokrasi Berbasis Merit

Namun, sebelum menyelesaikan penyampaiannya, ia diduga dihampiri oleh sejumlah oknum delegasi dan kemudian dipukul secara bersama-sama hingga dihantam menggunakan kursi.

Akibat dugaan kekerasan itu, korban mengalami luka robek di bagian dahi dan segera dievakuasi ke RSUD Ruteng untuk mendapatkan penanganan medis.

IMG 20260725 213356
Pelaksanaan Kongres XXXIV dan Musyawarah Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercoreng oleh dugaan aksi pengeroyokan yang berujung pada laporan polisi. (foto : Dok. Isth).

Insiden tersebut memicu reaksi dari delegasi PMKRI Cabang Jakarta Pusat. Didampingi para alumni serta Dewan Pertimbangan organisasi, mereka mendatangi Polres Manggarai pada Jumat (24/7/2026) dini hari guna membuat laporan polisi.

  • Bagikan