LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Duka mendalam masih menyelimuti masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi dahsyat mengguncang daratan Flores pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Mbai Kabupaten Nagekeo tersebut mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores dan dirasakan kuat hingga berbagai daerah, termasuk Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Bencana ini berdampak pada sejumlah kabupaten, di antaranya Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, hingga Kabupaten Sikka.
Di tengah suasana duka dan upaya penanganan darurat yang masih berlangsung, solidaritas dari berbagai daerah di Indonesia mulai mengalir ke NTT. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral dan materiil bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Salah satu bentuk kepedulian datang dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, memberikan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Provinsi NTT.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, terutama selama masa tanggap darurat dan proses penanganan pascabencana.
Tak hanya dari Maluku Utara, dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel memberikan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp500 juta untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di NTT.
Andi Sudirman juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, terkait kondisi dan kebutuhan penanganan bencana di wilayah Flores.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan Gubernur NTT, Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena (Bapak Melki), dengan mengucapkan duka atas bencana gempa yang terjadi,” demikian disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (17/8/2026).
Selain bantuan keuangan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu proses penanganan di lapangan.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan bersama tenaga kesehatan akan dikirim ke NTT untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









