Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Stevano Rizky Adranacus Turun Langsung di Tengah Puing Rumah Warga Korban Gempa Flores

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260819 WA0318
Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjukkan Anggota DPR RI sekaligus Bendahara DPD PDI Perjuangan NTT, Stevano Rizky Andranacus. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjukkan Anggota DPR RI sekaligus Bendahara DPD PDI Perjuangan NTT, Stevano Rizky Adranacus.

Stevano turun langsung ke tengah-tengah warga yang menjadi korban bencana untuk melihat dari dekat kondisi rumah-rumah yang hancur dan rusak akibat guncangan gempa. Kunjungan tersebut dilakukan pada Senin, 17 Agustus 2026, di Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat.

Kedatangannya bukan sekadar melihat kondisi kerusakan dari kejauhan. Stevano berjalan di antara puing-puing bangunan, menyaksikan secara langsung rumah warga yang sebelumnya menjadi tempat berlindung dan berkumpul bersama keluarga, kini berubah menjadi reruntuhan.

Di lokasi bencana, Stevano mendengarkan secara langsung cerita, keluhan, aspirasi, hingga kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak gempa.

Suasana duka begitu terasa. Warga harus menghadapi kenyataan kehilangan tempat tinggal dan kerusakan berbagai fasilitas yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.

Baca Juga :  Polemik DPT Pilkades Riung Memanas, 26 Warga Diduga Dicoret dari Hak Pilih, Forum Ancam Tempuh Jalur Hukum

Pada kesempatan tersebut, Stevano turut membawa bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok yang disalurkan melalui Posko PDI Perjuangan Kuwus Barat. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban warga yang tengah berada dalam situasi darurat.

Dalam kunjungan tersebut, terdapat dua lokasi terdampak yang didatangi Stevano di wilayah Kuwus Barat.

Lokasi pertama berada di Kampung Landong, Desa Tueng. Berdasarkan pendataan di lapangan, sebanyak 21 rumah warga mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi.

Selanjutnya, Stevano mengunjungi Kampung Landong, Desa Golo Lewe, Kecamatan Kuwus Barat. Di wilayah ini tercatat 14 rumah mengalami rusak berat dan 21 rumah mengalami rusak ringan.

Didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat, Stevano kemudian menyerahkan bantuan kepada 83 kepala keluarga (KK), dengan prioritas bantuan diberikan kepada 14 KK yang terdampak langsung akibat kerusakan berat.

Baca Juga :  Di Balik Puing Pustu Bea Waek, Bidan yang Terluka Tetap Bertahan Melayani Warga Korban Gempa

Kondisi tersebut menggambarkan betapa besar dampak gempa yang dirasakan masyarakat di wilayah tersebut. Tidak hanya kehilangan kenyamanan tempat tinggal, warga juga harus menghadapi ketidakpastian mengenai tempat berlindung, kebutuhan pangan, serta proses pemulihan kehidupan mereka setelah bencana.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kuwus Barat, Aleksander Dasilva Daut, didampingi Kepala Desa Golo Lewe, Fransiskus Nala, menjelaskan bahwa kerusakan akibat gempa tidak hanya terjadi pada rumah warga.

Sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan berat. Sedikitnya terdapat tiga gedung sekolah dasar, yakni SDN Golo Lewe, SDK Rawuk, dan SDN Golo Binsar, yang terdampak.

Selain itu, gedung PAUD St. Thomas serta Kantor Desa Golo Lewe juga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Kerusakan fasilitas pendidikan tersebut tentu menambah beban masyarakat. Di tengah perjuangan untuk memulihkan tempat tinggal, anak-anak juga menghadapi ketidakpastian terkait keberlangsungan aktivitas belajar mereka.

  • Bagikan