“Nanti setelah ini Pak Kadis Pendidikan menggelar rapat dengan para guru-guru terlebih kepala sekolah dan pemerintah daerah supaya teman-teman yang sudah mendapatkan SK PPPK paruh waktu jangan berpikir bahwa penggajian mereka yang sumbernya dari dana bos dan dari dana komite itu dilepas total, tidak begitu terjemahannya, ” Ungkapnya.
Dalam momentum penyerahan SK tersebut, Bupati Edistasius menyampaikan sejumlah penegasan penting kepada seluruh PPPK Paruh Waktu. Pertama, seluruh PPPK Paruh Waktu harus mampu memberikan contoh menjadi garda terdepan dalam menciptakan kondisi lingkungan yang bebasa dari sampah.
“Kalau lingkungan kita baik maka orang datang berbondong-bondong di tempat kita. Dengan semakin orang yang datang banyak di tempat kita maka roda ekonomi baik berdampak kepada rakyat maupun kepada pemerintah daerah itu pasti berbanding linear, ” Ujarnya
Kedua, harus menjadi pionir dalam menjalankan kebiasaan menanam pohon sebagai bagian dari budaya cinta lingkungan serta upaya bersama menghadirkan ruang udara yang berkualitas.
“Kedepan kita tidak hanya menjual eksotiknya wilayah kita tapi kedepan kita harus mempromosikan bahwa Manggarai Barat, Labuan Bajo kota yang penuh dengan oksigen. Supaya lingkungan kita itu penuh dengan oksigen maka tidak ada pilihan kita harus memulai mulai dari diri kita untuk menanam pohon. Tidak ada yang berat. Yang berat itu memulai. Dan kita harus memulai.” kata Bupati Edi.
Ketiga, Bupati meminta agar seluruh PPPK Paruh Waktu terus meningkatkan integritas, disiplin, etos kerja, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Terus yang ketiga bagaimana memperbaiki dan meningkatkan etos kerja. Ingat rekan-rekan sekalian kehadiran kita di lingkungan kerja kita kita itu harus mampu membawa solusi. Kita harus mampu wujudkan perubahan. Ingat bahwa perubahan itu dia sebuah kata kerja. Supaya terwujud yang sangat prinsip yang harus dimiliki bagaimana merubah mindset, ” Ungkapnya.
Keempat, Bupati Edi mengimbau agar seluruh ASN di Lingkup Pemkab Manggarai Barat taat membayar pajak sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan percepatan dan pemerataan pembangunan di kabupaten Manggarai Barat.
“Kalau kesemuanya itu terlaksana saya yakin kondisi kita di hari esok itu lebih baik dari hari ini. Jadi sebagai Bupati maupun Pak Weng sebagai Wakil Bupati tidak menginginkan bahwa dalam perjalanan berubah status kalian hanya karena ketidakberdayaan kondisi ekonomi daerah. Tapi kami akan berupaya seburuk apapun sampai dengan titik nadir terendah.” Ucap Bupati Edi mengakhiri arahannya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









