LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 11.52 WITA.
Kedatangan Presiden Prabowo ke Pulau Flores menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah suasana duka dan pemulihan pascagempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Flores pada Sabtu (15/8) lalu. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari agenda pemerintah untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak bencana sekaligus memastikan penanganan dan bantuan kemanusiaan berjalan.
Presiden Prabowo tiba menggunakan pesawat Republik Indonesia. Setelah mendarat di Bandara Internasional Komodo, Presiden kemudian melanjutkan perjalanan melalui udara menggunakan sebuah helikopter berwarna putih.
Helikopter yang ditumpangi Presiden Prabowo dikawal oleh dua helikopter milik TNI Angkatan Udara (TNI-AU). Rombongan tersebut bergerak menuju Kabupaten Nagekeo untuk melakukan kunjungan langsung ke lokasi pengungsian serta menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak gempa.
Kehadiran Presiden di tengah masyarakat terdampak bencana diharapkan memberikan penguatan moral bagi warga yang hingga kini masih menghadapi dampak gempa, termasuk kerusakan rumah, fasilitas umum, serta terganggunya aktivitas kehidupan sehari-hari.
Selain menuju Nagekeo, perjalanan Presiden melalui jalur udara juga menjadi bagian dari upaya untuk memantau kondisi sejumlah wilayah terdampak dari udara, termasuk Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
Dari udara, Presiden diharapkan dapat melihat secara langsung kondisi wilayah yang terdampak bencana, termasuk kawasan permukiman masyarakat yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum penting untuk memastikan pemerintah hadir secara langsung di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Presiden Prabowo dijadwalkan mengunjungi tempat pengungsian di Kabupaten Nagekeo. Di lokasi tersebut, Presiden akan melihat kondisi warga yang masih bertahan di pengungsian serta berinteraksi dengan masyarakat dan petugas yang berada di posko penanganan bencana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









