Benediktus mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan posko-posko penanganan bencana di tingkat kecamatan yang dipimpin oleh camat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Untuk distribusinya, acuan kita adalah data. Data yang sudah disatukan di setiap kecamatan. Nanti kita berkoordinasi dengan pihak posko yang dipimpin oleh camat untuk melihat masyarakat yang selama ini belum mendapatkan bantuan,” katanya.
Menurutnya, prinsip tersebut penting agar bantuan tidak menumpuk pada kelompok masyarakat tertentu, sementara warga lain yang sama-sama terdampak justru belum mendapatkan perhatian.
“Jadi kita menggunakan data. Prioritasnya adalah masyarakat terdampak yang selama ini belum mendapatkan bantuan,” tegasnya.
Ia berharap kehadiran bantuan tersebut bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memberikan semangat kepada warga yang tengah menghadapi trauma dan kesulitan setelah bencana.
“Harapan kami, dengan hadirnya kegiatan ini, minimal kita memberikan semangat kepada masyarakat yang terkena dampak agar bisa lebih tenang,” ungkap Benediktus.
Benediktus menegaskan bahwa bantuan sembako yang diberikan Partai NasDem bukanlah satu-satunya solusi dalam penanganan dampak gempa. Bantuan pangan merupakan bagian awal dari rangkaian penanganan yang lebih besar dan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
Menurutnya, setelah kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi, perhatian berikutnya harus diarahkan pada pemulihan kehidupan warga, termasuk perbaikan rumah-rumah masyarakat yang mengalami kerusakan akibat gempa.
“Tentu bukan tujuan satu-satunya hanya pembagian sembako ini. Lebih dari itu, pemerintah sedang berpikir bagaimana melakukan pembenahan rumah-rumah masyarakat yang sudah terdampak. Ini merupakan tahap pertama dan jelas ada tahapan-tahapan selanjutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan kerja bersama. Karena itu, solidaritas masyarakat, pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, lembaga kemanusiaan, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan.
Bencana gempa bumi tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, pekerjaan, serta kehidupan sosial masyarakat. Dalam kondisi tersebut, bantuan kebutuhan pokok menjadi sangat berarti, terutama bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah dan belum dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Penyerahan bantuan di Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Manggarai Barat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin, ST; Anggota DPRD sekaligus Ketua Bapilu Yovita Dewi Suriyani, SST, Gz; Bendahara DPD NasDem Meliana Hayan; Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Rofinus Edison Risal; serta jajaran pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Manggarai Barat.
Gerakan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata gotong royong dalam menghadapi bencana. Di tengah duka yang masih dirasakan masyarakat Flores, kehadiran bantuan dari berbagai pihak menjadi penguat bahwa korban bencana tidak menghadapi masa sulit seorang diri.
DPD Partai NasDem Kabupaten Manggarai Barat berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang paling terdampak dan belum menerima bantuan.
Bersama kita kuat, bersama kita bangkit. Bencana boleh menghadirkan duka dan kehilangan, tetapi kepedulian, solidaritas, serta gotong royong dapat menjadi kekuatan untuk menumbuhkan kembali harapan masyarakat Flores dalam melewati masa pemulihan pascabencana. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









