Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat Bupati Manggarai Barat Lepas Bantuan Bencana untuk 12 Kecamatan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260817 173548
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi secara resmi melepas tim pendistribusian bantuan bencana tersebut pada Senin (17/8/2026). Pelepasan dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, serta sejumlah instansi vertikal yang berkomitmen membantu masyarakat terdampak. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), bergerak cepat memperkuat penanganan pascagempa bumi yang mengguncang Pulau Flores. Sebanyak 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Manggarai Barat menjadi sasaran pendistribusian bantuan kemanusiaan secara serempak.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi secara resmi melepas tim pendistribusian bantuan bencana tersebut pada Senin (17/8/2026). Pelepasan dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, serta sejumlah instansi vertikal yang berkomitmen membantu masyarakat terdampak.

Gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) pagi menimbulkan kepanikan dan dampak di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur. Guncangan kuat juga dirasakan hingga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Di tengah situasi tersebut, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Baca Juga :  Calo Trip Bodong di Labuan Bajo Tilap Rp244 Juta, 22 Turis Tiongkok Terlantar

Bupati Edistasius Endi mengatakan, bantuan yang diberangkatkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama seluruh unsur terkait terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan pascabencana.

Ia meminta seluruh tim yang terlibat dalam pendistribusian bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini karena bencana. Mari kita distribusikan dengan penuh tanggung jawab, tepat sasaran, dan tetap menjaga kekompakan,” kata Edistasius.

Menurutnya, kondisi pascabencana membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Kecepatan dalam menyalurkan bantuan harus berjalan seiring dengan ketepatan sasaran agar tidak terjadi ketimpangan distribusi.

Edistasius juga mengingatkan seluruh personel yang diberangkatkan untuk tetap memperhatikan keselamatan selama perjalanan maupun ketika berada di lokasi penyaluran.

“Semoga kita sekalian yang sebentar lagi akan mendistribusikan ini dijauhkan dari halangan. Di lokasi sehat hingga nanti pulang dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Kedua Operasi SAR Gempa Flores: Tangis di Tengah Puing, 51 Warga Meninggal Dunia dan 132 Luka-Luka

Edistasius menjelaskan, pendistribusian bantuan secara serentak ke 12 kecamatan merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, bantuan yang diberangkatkan pada Senin tersebut merupakan tahap awal pendistribusian secara serempak. Sebelumnya, pemerintah daerah bersama berbagai pihak juga telah menyalurkan bantuan secara bertahap kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini baru bantuan pertama secara serempak. Walaupun di hari-hari kemarin dan sebelumnya kita sudah memberikan bantuan, tetapi hari ini secara serempak kita mendistribusikan bantuan ke 12 kecamatan,” katanya.

Bupati menekankan bahwa pendistribusian bantuan tidak boleh sekadar mengejar kecepatan. Setiap tim harus memastikan bantuan diterima oleh masyarakat sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.

  • Bagikan